Tips Penting Sebelum Berinvestasi
Dalam artikel ini, kita akan melihat dana obligasi secara lebih rinci dan mengidentifikasi beberapa pertimbangan utama bagi investor internasional.
Tinjauan Singkat
Dana Obligasi Global Templeton menggunakan kombinasi analisis kuantitatif dan kualitatif bersama dengan penelitian di lapangan untuk mengidentifikasi peluang investasi global. Tim berfokus pada melakukan analisis mendalam di negara untuk mengidentifikasi ketidakseimbangan ekonomi yang mengarah ke peluang nilai dalam mata uang, suku bunga, dan kredit negara , sementara terus mengevaluasi risiko dan mengalihkan fokus saat siklus ekonomi dan kredit global berevolusi.
Dana tersebut memiliki investasi minimal $ 1.000 dengan sekitar $ 40 miliar dalam aset yang dikelola, pada pertengahan 2017. Morningstar mengklasifikasikan portofolio dana sebagai memiliki durasi terbatas - yang berarti risiko suku bunga kurang dari dana lain - dengan obligasi berkualitas rendah hingga menengah - yang diharapkan dengan sebagian besar dana obligasi internasional.
Dalam hal imbal hasil yang disesuaikan dengan risiko, dana tersebut secara konsisten mengungguli tolok ukurnya dengan risiko yang sebanding.
Biaya mengikuti berlaku untuk investor di reksa dana:
| Rasio Pengeluaran Bruto | 0,96 persen |
| Rasio Beban Bersih | 0,93 persen |
| Biaya Penjualan Awal Maks | 4,25 persen |
| CDSC | 0,00 persen |
| Biaya 12b-1 | 0,25 persen |
* Mulai Januari 2017 (diperbarui setiap tahun).
Menurut Morningstar, biaya ini di bawah rata-rata untuk dana yang sebanding dan omset 23 persen yang sederhana membantu mengurangi biaya perdagangan tambahan yang dapat memakan hasil. Banyak dana obligasi perdagangan valuta global (ETF) dapat menawarkan rasio biaya yang lebih rendah - rata-rata sekitar 0,20 persen - tetapi investor tidak memiliki akses ke tim manajemen berpengalaman yang sama di pucuk pimpinan. Investor harus mempertimbangkan biaya ini, ketika memutuskan antara investasi.
Manfaat dan Risiko
Dana Obligasi Global Templeton telah ada sejak 1986 dengan rekam jejak yang kuat dalam hal kinerja dan peringkat Morningstar.
Manfaat berinvestasi dalam dana termasuk:
- Diversifikasi . Portofolio dana yang terdiversifikasi mencakup lebih dari 150 posisi berbeda yang terletak di seluruh dunia. Sementara posisi ini selalu berubah, dana tersebut memiliki 40 persen eksposur ke Amerika, 25 persen eksposur ke Asia, 4 persen eksposur ke Eropa, pada pertengahan 2017, dengan 70 persen diinvestasikan dalam pendapatan tetap dan 30 persen diinvestasikan dalam bentuk tunai.
- Manajemen yang berpengalaman . Dana tersebut telah dikelola oleh Michael Hasenstab sejak tahun 2001 dan didukung oleh tim analis besar yang berlokasi di seluruh dunia. Kemampuan tim ini untuk mengungguli indeks acuan sambil mempertahankan risiko pada tingkat rata-rata membedakan mereka dari banyak tim lain di ruang angkasa.
- Durasi Terbatas . Durasi dana cenderung terbatas, yang berarti bahwa dana tersebut mungkin memiliki risiko tingkat suku bunga yang lebih rendah daripada dana obligasi sejenis. Ini bisa menjadikannya sebagai investasi pendapatan tetap yang menarik bahkan ketika bank sentral menaikkan suku bunga.
Risiko berinvestasi dalam dana termasuk:
- Risiko Penghasilan Tetap . Banyak investasi pendapatan tetap bergantung pada suku bunga yang ditetapkan oleh bank-bank sentral. Selain itu, pendapatan tetap cenderung kurang likuid daripada ekuitas selama masa krisis ekonomi, yang dapat berdampak buruk pada dana tersebut.
- Risiko Politik . Surat utang negara (Sovereign debt securities) memiliki risiko lebih besar daripada obligasi domestik karena mereka memiliki risiko politik yang lebih besar. Sebagai contoh, suatu negara dapat memutuskan untuk tidak mengembalikan obligasinya dan gagal bayar atas utangnya karena faktor-faktor di luar kendali mereka.
- Risiko Suku Bunga . Suku bunga telah mendekati rekor terendah di seluruh dunia maju setelah krisis keuangan tahun 2008. Kenaikan suku bunga - seperti yang terjadi di Amerika Serikat pada tahun 2017 - dapat menurunkan harga obligasi dalam dana tersebut.
Alternatif untuk Dipertimbangkan
Ada banyak reksa dana obligasi global dan ETF yang berbeda. Morningstar mendaftar lebih dari 300 reksa dana Global Bond, sementara ETFdb.com mendaftar hampir 20 ETF yang memenuhi kriteria serupa.
Beberapa ETF obligasi global yang populer termasuk:
- RiverFront Strategic Income Fund (RIGS)
- FlexShares Ready Access Variable Income Fund (RAVI)
- PowerShares Global Short-term High Yield Bond Portfolio (PGHY)
- SPDR Barclays International Treasury Bond ETF (BWX)
- iShares International Treasury ETF (IGOV)
Beberapa reksa dana obligasi global populer termasuk:
- PIMCO Foreign Bond Fund (PFOAX)
- Dana Pendapatan Tetap Global Payden (PYGFX)
- Consulting Group International Fixed Income Fund (TIFUX)
- Dana Pendapatan Tetap Internasional SEI (SEFIX)
- Portofolio Pendapatan Tetap Global 5-Yr DFA (DFGBX)
Garis bawah
Dana Obligasi Global Templeton adalah salah satu reksa dana pendapatan tetap internasional yang paling populer di dunia. Dengan rating bintang lima dari Morningstar dan sejarah pengembalian tolok ukur, investor internasional harus mempertimbangkan dengan hati-hati dana tersebut sebagai opsi pendapatan tetap untuk portofolio mereka. Namun, mereka juga harus memperhatikan biaya yang terkait dengan dana dan faktor risiko unik yang memengaruhi kelas aset.