3 Contoh Portofolio Reksa Dana

3 Jenis Portofolio untuk 3 Jenis Investor

Inilah portofolio model reksadana model Anda. Getty Image

Butuh beberapa contoh portofolio reksa dana? Berikut adalah beberapa portofolio dasar dan sederhana untuk 3 jenis investor - agresif, moderat atau konservatif.

Contoh Portofolio Agresif

Portofolio yang agresif cocok untuk investor dengan toleransi risiko tinggi dan jangka waktu lebih dari 10 tahun. Investor agresif bersedia menerima periode volatilitas pasar yang ekstrim (naik dan turun dalam nilai akun) dalam pertukaran untuk kemungkinan menerima pengembalian relatif tinggi yang melebihi inflasi dengan margin yang lebar.


Alokasi Aset Portofolio Agresif: 85% Saham, 15% Obligasi

30% Saham berkapitalisasi besar (Indeks)
15% stok Mid-cap
15% stok topi kecil
25% Saham Asing atau Berkembang
15% Obligasi Jangka Menengah

Contoh Portofolio Moderat

Portofolio yang moderat cocok untuk investor dengan toleransi risiko yang cukup tinggi dan jangka waktu lebih lama dari 5 tahun. Investor moderat bersedia menerima periode volatilitas pasar moderat dalam pertukaran untuk kemungkinan menerima pengembalian yang melebihi inflasi dengan margin yang signifikan.

Alokasi Aset Portofolio Moderat: 65% Saham, 30% Obligasi, 5% Uang Tunai / MMKT

40% Saham berkapitalisasi besar (Indeks)
10% stok topi kecil
15% Stok Asing
30% Obligasi Jangka Menengah
05% Uang Tunai / Pasar Uang

Contoh Portofolio Konservatif

Portofolio konservatif cocok untuk investor dengan toleransi risiko rendah dan jangka waktu dari segera hingga lebih dari 3 tahun. Investor konservatif tidak mau menerima periode volatilitas pasar yang ekstrim dan mencari pengembalian yang cocok atau sedikit melebihi inflasi.

Alokasi Aset Portofolio Konservatif: 25% Saham, 45% Obligasi, 30% Uang Tunai / MMKT

15% Saham berkapitalisasi besar (Indeks)
05% Stok topi kecil
05% Stok Asing
45% Obligasi Jangka Menengah
30% Uang Tunai / Pasar Uang

Lihat Juga: Kategori Reksa Dana

Penafian: Informasi di situs ini disediakan untuk keperluan diskusi saja, dan tidak boleh disalahartikan sebagai nasihat investasi.

Dalam situasi apa pun, informasi ini tidak mewakili rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas.