Dana Indeks Bisa Strategis dalam Jangka Pendek dan Bijaksana dalam Jangka Panjang
Mengapa umumnya dana indeks merupakan pilihan investasi terbaik bagi investor jangka panjang? Jawaban singkatnya adalah sifat pasif dan struktur biaya rendah mereka memberikan keunggulan kinerja yang membantu mereka mengalahkan sebagian besar dana yang dikelola secara aktif dalam jangka panjang.
Tetapi bagaimana dengan strategi jangka pendek untuk dana indeks? Kapan waktu terbaik untuk berinvestasi dalam dana indeks? Apakah ada kondisi pasar tertentu yang membuat dana indeks menjadi ide yang lebih baik daripada dana yang dikelola secara aktif? Mari kita lanjutkan dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini.
Ketika Dana Indeks Mengalahkan Dana yang Dikelola Secara Aktif
Sebelum melangkah lebih jauh dengan debat pasif vs aktif, perlu dicatat bahwa tidak ada metode yang mutlak dan bodoh untuk memprediksi jenis reksadana mana yang akan berkinerja lebih baik daripada yang lain selama jangka waktu tertentu, terutama jangka pendek, seperti satu tahun atau kurang.
Tetapi ada kondisi yang dapat membuat dana indeks menjadi pilihan investasi yang lebih cerdas daripada dana yang dikelola secara aktif:
- Kuat Bull Markets (Saham): Ketika harga saham meningkat di semua sektor dan jenis reksadana , manajer dana aktif kehilangan keuntungan mereka karena strategis membeli dan menjual memiliki banyak kesempatan kehilangan indeks pasar utama sebagai pencocokan atau pemukulan mereka. Sebagai contoh, pada tahun 2006, ketika pasar berada di tahun kalender terakhir dari bull run sebelumnya, Vanguard 500 Index (VFINX) mengalahkan lebih dari 75% dari dana campuran besar. Dan pada 2010 dan 2011, ketika saham dalam mode pemulihan penuh setelah pasar beruang 2008, VFINX mengalahkan 70% dan 80% dari kategori rekan, masing-masing.
- Lemahnya Kondisi Ekonomi (Obligasi): Pasar obligasi dapat sulit untuk dinavigasi dan manajer investasi dana dengan strategi manajemen aktif sering belajar ini dengan cara yang sulit - dengan kehilangan dana indeks seperti Vanguard Total Bond Market Index (VBMFX) . Sebagai contoh, ketika pemulihan ekonomi tergelincir pada tahun 2011, dan dana saham beruntung untuk keluar dari pengembalian negatif, dana obligasi memiliki tahun yang positif. Tetapi dana indeks obligasi memiliki tahun yang luar biasa. VBMFX mengalahkan 85% dari seluruh dana obligasi jangka menengah .
Waktu paling umum ketika dana indeks kalah dari dana yang dikelola secara aktif adalah ketika pasar berubah volatil dan hanya manajer dana aktif yang terampil atau beruntung yang dapat menyaring saham atau obligasi yang dapat mengungguli indeks pasar utama. Pasar semacam ini sering disebut pasar pemilih. Dan seperti halnya lingkungan pasar, ada juga sektor-sektor tertentu yang dapat berkinerja lebih baik daripada yang lain di pasar yang bergejolak.
Menggunakan Dana Indeks dengan Bijak
Intinya adalah bahwa tidak ada cara untuk memprediksi apa yang akan dilakukan pasar setiap tahun, atau untuk jangka waktu tertentu dalam hal ini. Dana indeks dapat menjadi alat pintar untuk diversifikasi dan dapat digunakan secara bijaksana dalam kombinasi dengan dana yang dikelola secara aktif untuk membangun portofolio jangka panjang yang solid.
Perusahaan-perusahaan paling terkemuka dengan berbagai ragam dana indeks murah termasuk Vanguard, Fidelity, dan Charles Schwab.
Penafian: Informasi di situs ini disediakan untuk keperluan diskusi saja, dan tidak boleh disalahartikan sebagai nasihat investasi. Dalam situasi apa pun, informasi ini tidak mewakili rekomendasi untuk membeli atau menjual sekuritas.