Daftar Indeks Pasar Saham Paling Penting di Dunia
Dalam artikel ini, kita akan melihat indeks pasar saham global, indeks pasar saham regional, dan indeks pasar saham nasional di seluruh dunia, serta beberapa pertimbangan penting bagi investor yang ingin mendapatkan eksposur menggunakan indeks ini.
Indeks Pasar Saham Global
Indeks pasar saham global melacak ekuitas dari seluruh dunia. Sebagai contoh, MSCI World Index melacak ekuitas besar dan menengah di 23 negara maju yang mencakup sekitar 85% kapitalisasi pasar bebas mengambang di setiap negara. Perlu dicatat bahwa indeks pasar saham global yang ditimbang oleh kapitalisasi pasar tidak menawarkan eksposur ke pasar negara berkembang atau pasar perbatasan karena mereka terlalu kecil untuk dimasukkan.
Indeks pasar saham global yang paling populer termasuk:
- MSCI World Index
- FTSE All-World Index
- Indeks S & P Global 100
- Indeks S & P Global 1200
- Dow Jones Global Titans 50
- Indeks Global Russell
Indeks Pasar Saham Regional
Indeks pasar saham regional melacak ekuitas dari wilayah tertentu di seluruh dunia.
Misalnya, indeks ini dapat mencakup ekuitas Asia , Eropa , atau Amerika Latin . Mereka membantu investor dan analis membandingkan kinerja negara-negara tertentu ke wilayah umum untuk menyoroti aset apa yang berlebihan dan berkinerja buruk. Dana yang terkait dengan indeks ini juga dapat membantu dalam membangun eksposur ke daerah-daerah tertentu di dunia.
Indeks pasar saham regional yang paling populer termasuk:
Asia
- Indeks S & P Asia 50
- Indeks Dow Jones Asian Titan 50
- Indeks FTSE ASEAN 40
Eropa
- Indeks Euro Stoxx 50
- Indeks FTSE Euro 100
- Indeks S & P Eropa 350
Amerika Latin
- Indeks S & P Amerika Latin 40
Indeks Pasar Saham Nasional
Indeks pasar saham nasional memberikan eksposur ke masing-masing negara. Dalam beberapa kasus, ekuitas dalam indeks ini akan seluruhnya terdiri dari saham berkapitalisasi besar, mirip dengan Dow Jones Industrial Average di Amerika Serikat. Dalam kasus lain, ekuitas mungkin dianggap kecil karena negara mungkin tidak memiliki banyak perusahaan besar. Ini sering terjadi di pasar negara berkembang dan ekonomi pasar perbatasan.
Sepuluh indeks pasar saham nasional teratas termasuk:
Cina
- SSE Composite Index
- Indeks Komponen SZSE
- Indeks CSI 300
Jepang
- Indeks Nikkei 225
- Indeks Topik
- Indeks JPX-Nikkei 400
Jerman
- Indeks DAX 30
- Indeks TecDAX
- MDAX Index
Kerajaan Inggris
- Indeks FTSE 100
- FTSE All-Share Index
- Indeks techmark FTSE
Perancis
- Indeks CAC 40
- Indeks CAC 20 Berikutnya
- Indeks CAC 60 Tengah
India
- Indeks Pasar Saham Bombay
- Bursa Efek Nasional India Index
- Indeks Bursa Efek MCX
Italia
- Indeks MIB FTSE
- FTSE Italia Mid Cap Index
- Indeks MIBTel
Brazil
- Indeks Saham Bovespa
- IBRX Stock Index
- Indeks Saham ITEL
Kanada
- Indeks S & P TSX 60
- Indeks Komposit S & P TSX
- S & P TSX Venture Composite Index
Korea Selatan
- Indeks KOSPI
- Indeks KOSDAQ
Indeks Pasar Saham lainnya
Ada banyak jenis indeks pasar saham khusus untuk demografi tertentu. Sebagai contoh, Indeks S & P Islam dan indeks Syariah diarahkan untuk investor yang mematuhi hukum Islam, sementara indeks lainnya memenuhi tujuan seperti investasi Lingkungan-Sosial-Pemerintah (atau ESG). Investor mungkin ingin mempertimbangkan jenis indeks ini, yang juga dapat memberikan paparan terhadap saham global dengan batasan tertentu.
Beberapa indeks pasar saham alternatif yang populer termasuk:
- S & P Indeks Syariah Global BMI
- Stoxx Global ESG Leaders Index
Berinvestasi dalam Indeks Pasar Saham
Investor dapat membangun eksposur terhadap indeks pasar saham ini ke dalam portofolionya menggunakan reksa dana atau dana yang diperdagangkan di bursa yang melacak indeks yang mendasari.
Sebagai contoh, iShares MSCI World ETF (URTH) melacak MSCI World Index yang populer dan memberikan eksposur ke pasar saham global.
Ketika mengevaluasi reksadana dan ETF, investor harus mempertimbangkan berbagai faktor yang berbeda, termasuk rasio pengeluaran dana, diversifikasi , dan faktor lainnya.
Garis bawah
Indeks pasar saham global membantu investor dan analis menggambarkan pasar dan membandingkan investasi yang berbeda. Ada tiga jenis indeks pasar saham, termasuk indeks pasar saham global, indeks pasar saham regional, dan indeks pasar saham nasional. Investor dapat memanfaatkan indeks ini untuk mendapatkan eksposur ke pasar saham internasional menggunakan reksadana atau dana yang diperdagangkan di bursa yang terkait dengan indeks ini.