Cara Menghitung & Menggunakan CAPE Ratio untuk Meningkatkan Pengembalian
Investasi di perbatasan dan pasar negara berkembang sering jauh lebih berisiko daripada berinvestasi di pasar domestik untuk investor yang berbasis di AS, dengan faktor-faktor seperti risiko politik dan risiko mata uang yang mempengaruhi valuasi ekuitas secara besar-besaran. Untuk membenarkan risiko tambahan ini, investor harus memastikan tingkat pengembalian yang diharapkan cukup tinggi, didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang pesat, kecenderungan demografi yang menguntungkan, dan faktor-faktor lain, relatif terhadap Amerika Serikat.
Berita buruknya adalah hasil yang diharapkan sama sulitnya untuk diproyeksikan dalam banyak kasus, mengingat sejumlah besar faktor yang mempengaruhi. Misalnya, banyak pasar perbatasan dan negara berkembang bergantung pada ekspor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, yang berarti bahwa produk domestik bruto (“PDB”) mereka sangat bergantung pada pengeluaran konsumen eksternal. Pemerintah dan perusahaan memiliki sedikit kontrol atas jenis-jenis faktor pendorong ini.
Dalam artikel ini, kita akan melihat bagaimana mengukur pengembalian yang diharapkan menggunakan rasio harga yang disesuaikan secara siklikal - atau rasio CAPE - yang mengukur potensi jangka panjang.
Menghitung CAPE Ratio
Rasio harga yang disesuaikan secara siklikal - atau rasio CAPE - dihitung dengan membagi harga saat ini dari indeks pasar saham yang luas dengan rata-rata penghasilan yang disesuaikan dengan inflasi dari komponennya selama 10 tahun terakhir. Sering kali, pengganda inflasi diterapkan pada laba setiap tahun per saham sebelum membagi totalnya dengan 10 (untuk mendapatkan rata-rata) untuk menyederhanakan proses - karena pengganda inflasi tersedia secara luas untuk referensi.
Rasio CAPE membutuhkan setidaknya 10 tahun data historis, yang bisa sulit didapat di banyak negara. Di antara negara-negara maju, AS, Inggris, Kanada, dan Jepang memiliki rekam jejak terlama, sementara Austria dan Irlandia memiliki yang terpendek. Pasar yang sedang berkembang seperti Malaysia, Korea Selatan dan Thailand juga memiliki rekam jejak yang panjang, sementara China dan Columbia hanya mencatat data yang diperlukan sejak sekitar tahun 2005.
Menggunakan CAPE Ratio
S & P 500 CAPE rasio kurang dari 10 menghasilkan pengembalian 10 tahun lebih dari 16%, sementara rasio di atas 25 menghasilkan pengembalian kurang dari 4%, menurut beberapa studi pasar AS. Bahkan, efeknya sangat kuat sehingga beberapa dana yang diperdagangkan di bursa ("ETF") diluncurkan untuk memanfaatkan perubahan dalam rasio CAPE secara keseluruhan dan antara subset industri. Misalnya, Ossiam diluncurkan di ETF yang berfokus pada konsep menggunakan rotasi sektor.
Metrik yang sama dapat diterapkan ke perbatasan dan indeks ekuitas yang muncul untuk menentukan penilaian mereka relatif terhadap norma-norma historis. Secara umum, rasio CAPE antara 10 dan 15 dianggap ideal, sementara rasio di atas 20 dapat menunjukkan bahwa pasar dinilai terlalu tinggi dan dapat disebabkan oleh koreksi. Namun perlu dicatat bahwa pasar yang berbeda memiliki pembacaan mutlak yang berbeda, sehingga investor juga harus melihat grafik gambar yang lebih besar.
Meneliti Peluang CAPE
Investor internasional dapat dengan cepat menemukan rasio CAPE untuk berbagai negara di seluruh dunia menggunakan alat gratis seperti Rasio Pasar Saham Global Star Capital. Pada Q1 2015, negara-negara termurah di dunia adalah Italia di 12,9, Spanyol di 13,5, dan Norwegia di 13,7, serta Eropa maju dan pasar negara berkembang di 16,5.
Ada juga alat-alat, seperti CAPERatio.com, yang dapat membantu menghitung metrik untuk saham individu dalam pasar.
Ketika menggunakan rasio CAPE, investor harus mencari konfirmasi melalui berbagai indikator lain daripada mengandalkan secara eksklusif. Banyak investor lebih suka menggunakan rasio CAPE untuk menyaring negara atau industri yang berdagang dengan valuasi yang didiskon dan kemudian mencari peluang individu yang menarik di negara-negara tersebut dengan menggunakan American Depositary Receipts (“ADRs”) atau dengan membeli saham asing secara langsung.
Poin Takeaway Utama
- Investor di perbatasan dan pasar negara berkembang menghadapi risiko yang jauh lebih tinggi daripada pasar domestik karena faktor risiko politik dan mata uang.
- Rasio CAPE dapat membantu memastikan bahwa potensi keuntungan jangka panjang di depan akan cukup untuk mengimbangi risiko yang lebih tinggi.
- Investor harus menggunakan rasio CAPE dalam hubungannya dengan bentuk analisis lain daripada mengandalkannya secara eksklusif.