Lihat Ini ADRs untuk Diversifikasi Portofolio Anda
Dalam artikel ini, kita akan melihat sepuluh teratas ADR asing paling populer, serta beberapa pertimbangan penting bagi investor sebelum membelinya.
10 ADR Asing Paling Populer
Berikut adalah sepuluh perusahaan asing yang paling populer yang melakukan perdagangan di bursa AS, per Desember 2017, menurut ADR.com. Perusahaan-perusahaan ini mewakili beberapa operasi terbesar di negara-negara asing dengan volume perdagangan yang besar dan dapat menjadi cara yang bagus untuk mendiversifikasi setiap portofolio investasi dengan sekuritas yang mencakup baik geografi dan industri.
- Teva Pharmaceutical Industries Ltd. (TEVA) - Teva Pharmaceutical Industries Ltd. adalah Tel Aviv, perusahaan farmasi yang berbasis di Israel yang berfokus pada obat generik dan obat-obatan khusus yang dijual ke pasar global.
- Alibaba Group Holdings Ltd. (BABA) - Alibaba Group Holdings Ltd. adalah perusahaan yang berbasis di China yang bergerak dalam perdagangan online dan seluler melalui produk, layanan, dan penawaran teknologi di Republik Rakyat Tiongkok dan internasional di seluruh dunia.
- Vale SA (VALE) - Vale SA adalah produsen global berbasis Brasil dari bijih besi dan pelet bijih besi untuk pembuatan baja, serta produsen nikel dan berbagai produk lainnya, termasuk batubara, pupuk, dan logam dasar yang dapat digunakan untuk menghasilkan produk akhir.
- JD.com Inc. (JD) - JD.com Inc. adalah perusahaan penjualan langsung online yang berbasis di Cina yang berfokus pada elektronik, produk alat rumah tangga, dan barang dagangan umum. Ini bersaing langsung dengan perusahaan seperti Alibaba yang juga berbasis di Cina.
- Orascom Telecom Media dan Teknologi Memegang SAE (ORSMY) - Orascom Telecom Media and Technology Holding adalah perusahaan telekomunikasi Mesir yang menyediakan berbagai layanan telekomunikasi data dan suara prabayar dan pascabayar.
- Nokia OYJ (NOK) - Nokia adalah perusahaan yang berbasis di Finlandia yang bergerak dalam infrastruktur jaringan dan protokol Internet (IP), perangkat lunak, dan pasar layanan terkait. Produknya beragam mulai dari jaringan IP perusahaan hingga produk keamanan konsumen.
- Petroleo Brasiliero SA (PBR) - Petroleo Brasiliero SA adalah perusahaan yang berbasis di Brasil yang mengkhususkan diri dalam industri minyak, gas alam, dan energi di mana ia mengoperasikan program pengeboran lepas pantai besar di Brasil di mana terdapat cadangan minyak mentah substansial.
- Xunlei Ltd. (XNET) - Xunlei Ltd. adalah perusahaan teknologi akselerasi berbasis cloud yang memungkinkan pengguna mengakses, mengelola, dan mengonsumsi konten media digital. Secara khusus, teknologi ini dirancang untuk mempercepat pengiriman konten online.
- Gold Fields Ltd. (GFI) - Gold Fields Limited adalah perusahaan Afrika Selatan yang berspesialisasi dalam penambangan emas dan menyimpan cadangan emas. Juga terlibat dalam eksplorasi, pengembangan, ekstraksi, pemrosesan, dan peleburan emas.
- Cemex SAB De CV (CX) - Cemex SAB de CV adalah perusahaan Meksiko yang mengkhususkan diri dalam produksi, distribusi, pemasaran, dan penjualan semen, beton siap pakai, agregat, klinker, dan bahan konstruksi lainnya di seluruh dunia.
Apa yang Harus Diketahui Sebelum Berinvestasi dalam ADR
American Depository Receipts (ADR) adalah cara yang populer untuk berinvestasi di perusahaan asing.
ADR dibuat ketika bank-bank AS membeli sebagian besar saham dari sebuah perusahaan, membundelnya ke dalam kelompok-kelompok dan menerbitkannya kembali di bursa saham AS . Bank kemudian menetapkan radio AS ADRs per saham negara-rumah untuk memastikan bahwa mereka benar dihargai untuk pasar AS.
Meskipun ADR ini mudah digunakan, ada beberapa risiko yang harus dipertimbangkan oleh investor. Pertama, selalu ada risiko politik yang lebih besar di banyak pasar luar negeri. Kedua, ada risiko nilai tukar yang berasal dari fluktuasi mata uang asing relatif terhadap dolar AS. Dan ketiga, ada risiko inflasi (dan risiko deflasi) yang dihadapi banyak negara di seluruh dunia.
ADR adalah cara yang bagus bagi investor AS untuk membeli saham asing dan diversifikasi portofolio mereka, tetapi investor juga mungkin ingin mempertimbangkan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang memegang berbagai surat berharga asing yang berbeda dalam satu dana.
Ini adalah pilihan yang lebih baik ketika seorang investor mencari paparan yang luas terhadap ekonomi suatu negara daripada perusahaan tertentu.