Strategi Investasi Contrarian untuk Investor Internasional
Dalam artikel ini, kita akan melihat investasi kontrarian di tingkat global dan bagaimana investor internasional dapat menggunakan strategi ini.
Apa itu Investasi Kontrarian?
Strategi investasi kontrarian mencoba untuk berinvestasi dalam aset yang tidak menguntungkan dan menjualnya ketika mereka kembali ke mode.
Sebagai contoh, seorang investor contrarian dapat membeli saham di sektor yang tidak menguntungkan — katakanlah energi — dengan rasio harga-laba yang rendah. Ketika rotasi sektor terjadi dan harga energi pulih, rasio pendapatan-harga perusahaan di dalam ruang akan naik karena prospek pertumbuhan yang lebih besar. Nilai stok energi investor juga akan meningkat lebih besar daripada pasar secara keseluruhan berkat peningkatan laba ganda dan naik.
Premis utama investasi kontrarian adalah bahwa psikologi orang banyak pasti mengarah pada kesalahan harga aset di pasar tertentu. Ada banyak bukti perilaku ini setelah pengumuman laba ketika perusahaan sering mengalami volatilitas signifikan pada awal hari sebelum malam pada akhir hari.
Sebagai contoh, sebuah saham dapat jatuh secara dramatis tepat setelah pasar dibuka dan segera pulih kembali.
Contrarian vs. Value Investing: Contrarian dan value investing serupa dalam kedua strategi yang mencoba mengidentifikasi sekuritas yang bernilai rendah sebelum ditemukan oleh pasar yang lebih luas. Sebagai contoh, kedua strategi dapat menyaring peluang dengan mencari rasio keuangan yang menguntungkan yang menunjukkan bahwa saham relatif undervalued dibandingkan dengan pasar secara keseluruhan.
Beberapa ahli, seperti investor nilai terkenal, John Neff, percaya bahwa kedua istilah itu mungkin identik.
Perbedaan utamanya adalah bahwa investasi nilai semata-mata berfokus pada manfaat fundamental, seperti rasio keuangan atau nilai sekarang dari arus kas masa depan. Sebaliknya, investor kontrarian juga akan melihat faktor teknis — seperti indikator oversold — dan faktor subjektif — seperti peliputan media bearish. Investor kontrarian berusaha untuk menemukan aset yang oversold dan undervalued bukan hanya aset yang undervalued.
Menemukan Investasi Kontrarian
Ada banyak strategi berbeda yang dapat digunakan untuk menemukan peluang investasi kontrarian, termasuk berbagai bentuk analisis fundamental dan teknis.
Strategi Fundamental: Strategi kontrarian awal yang paling populer adalah mencari saham dengan rasio harga-laba rendah, rasio aliran harga rendah terhadap arus kas, rasio harga rendah terhadap harga buku, dan rasio harga terhadap dividen yang rendah. Secara umum, perusahaan-perusahaan ini cenderung tidak menguntungkan dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan dengan rasio keuangan yang tinggi karena pasar menilai mereka pada kelipatan yang lebih rendah. Investor juga dapat melihat indeks volatilitas, seperti VIX, dan membeli aset ketika pasar terlalu pesimis.
The " Dogs of the Dow " mungkin merupakan strategi contrarian paling populer yang melibatkan pembelian saham dengan yield tertinggi di Dow Jones Industrial Average. Sering kali, ini berarti bahwa investor membeli perusahaan yang paling tertekan karena jatuhnya harga menyebabkan hasil yang lebih tinggi.
Strategi Teknis: Banyak investor kontrarian juga memasukkan analisis teknis ke dalam pengambilan keputusan mereka karena strategi tersebut didorong oleh faktor keuangan perilaku yang dapat dianalisis secara kuantitatif. Misalnya, strategi contrarian mungkin melibatkan membeli saham dengan Indeks Kekuatan Relatif yang telah turun di bawah titik 30,0 yang menunjukkan kondisi jenuh jual. Tujuannya adalah untuk memanfaatkan pengembalian ke mean yang mungkin akan terjadi.
Kontra Internasional
Prinsip investasi kontrarian dapat diterapkan ke pasar internasional oleh investor yang ingin membeli ke negara atau wilayah yang kurang dihargai di dunia.
Adalah umum bagi seluruh negara atau wilayah untuk jatuh dan tidak disukai seiring waktu. Sebagai contoh, krisis utang Eropa menyebabkan banyak investor menghindari saham Eropa , yang menghasilkan rasio harga-laba yang terdiskonto secara signifikan. Investor yang membeli saham Yunani atau Irlandia pada puncak krisis akan memberikan hasil yang signifikan atas investasi tersebut. Hal yang sama berlaku untuk investasi Asia selama krisis keuangan Asia pada 1990-an.
Selain peristiwa-peristiwa khusus yang menyebabkan penilaian diskon, investor juga dapat melihat ekonomi suatu negara untuk menentukan apakah itu di atas atau di bawah nilai. Warren Buffett terkenal melihat kapitalisasi pasar total negara dibagi dengan produk domestik bruto. Negara-negara dengan rasio di atas 90 persen cenderung dinilai terlalu tinggi dan mereka yang di bawah 75 persen mungkin undervalued. Ini bisa menjadi titik awal yang bagus bagi investor mencari peluang di luar negeri.
Investasi kontrarian internasional dapat sangat berguna ketika ekuitas domestik tampak dinilai berlebihan di seluruh papan. Dalam hal ini, investor kontrarian hanya-domestik mungkin tidak dapat menemukan banyak peluang tanpa melihat ke luar negeri.
Garis bawah
Investasi kontrarian mencoba untuk berinvestasi dalam aset yang tidak menguntungkan dan menjualnya ketika mereka kembali ke mode. Ada banyak strategi fundamental dan teknis yang berbeda yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan ini, sementara investor juga mungkin ingin melihat ke luar Amerika Serikat untuk menemukan peluang terbaik.