4 Kunci untuk Pensiun Bahagia yang Tidak Ada hubungannya dengan Uang

Pensiun yang Berhasil Lebih Dari Sekaligus Jaminan Finansial

Suprijono Suharjoto / Stocksy United

Kebanyakan orang menyamakan perencanaan pensiun dengan 401 (k) atau menyimpan uang untuk masa depan. Sementara pensiun tanpa uang tidak terdengar seperti pensiun, memfokuskan secara eksklusif pada aspek moneter dari perencanaan yang bermasalah.

Pensiun yang bahagia lebih dari sekadar memiliki cukup uang untuk membayar tagihan Anda. Jadi, begitu Anda memiliki rencana pensiun untuk membantu mengamankan masa depan keuangan Anda, pastikan bahwa Anda juga mempertimbangkan aspek non-keuangan dari pensiun yang sukses.

Dan jika Anda seperti pensiunan yang telah meluangkan waktu untuk membuat percakapan tentang lebih dari sekadar uang, Anda mungkin mendefinisikan pensiun yang sukses sebagai yang bahagia. Jadi mari kita mengambil pelajaran dari kisah hidup para pensiunan yang paling bahagia. Beberapa pensiunan paling bahagia dan paling konten memiliki beberapa hal di luar keamanan keuangan yang sama.

1. Mereka Kembali Bekerja

Bekerja di masa pensiun? Tapi bukankah kita bekerja sepanjang hidup orang dewasa kita untuk hak istimewa tidak bekerja di masa pensiun?

Kami tahu, itu terdengar kontra-intuitif, tetapi tahan dengan kami. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang-orang yang secara sukarela terus bekerja, bahkan hanya paruh waktu, melewati usia 65 tahun lebih bahagia daripada rekan-rekan mereka yang sepenuhnya pensiun. Kata kuncinya di sini adalah sukarela. Efeknya pada tingkat kebahagiaan adalah sebaliknya ketika pensiunan dipaksa bekerja karena alasan keuangan. Sementara mengambil pekerjaan paruh waktu di masa pensiun dapat menguntungkan Anda secara finansial, kelebihannya jauh lebih besar daripada uang saku ekstra.

Aktivitas fisik, interaksi sosial, dan bahkan rasa tujuan yang diperoleh dari pekerjaan semua keajaiban bagi kesehatan fisik dan mental pensiunan, yang seperti kita ketahui merupakan faktor penting dalam kebahagiaan dan kepuasan secara keseluruhan.

2. Mereka Mempertahankan Hubungan Mereka

Hubungan baik romantis dan platonis adalah bagian yang sangat penting dari masa pensiun yang menyenangkan.

Pensiunan yang sudah menikah yang melaporkan hubungan mereka dengan pasangan mereka sebagai baik atau hebat dilaporkan lebih bahagia daripada rekan satu mereka.

Ketika orang pensiun, banyak yang kehilangan jaringan sosial mereka di kolega dan kenalan. Untuk mendapatkan pensiun yang bahagia, temukan cara untuk berinteraksi sosial. Interaksi ini dapat terjadi dengan anak-anak dan cucu Anda, tetangga, anggota klub sosial atau gereja, atau bahkan pria di tempat kopi. Pergilah ke masa pensiun dengan tujuan untuk mempertahankan hubungan terpenting Anda. Bukan hanya upaya membuat pensiun lebih bahagia, tetapi penelitian terbaru menunjukkan bahwa kesepian dapat menghasilkan risiko lebih tinggi terkena Alzheimer dan penyakit terkait demensia lainnya.

3. Mereka Menemukan Hobi dan Tetap Sibuk

Banyak orang lupa bertanya pada diri sendiri bagaimana mereka akan menghabiskan waktu mereka di masa pensiun. Perencana keuangan yang baik akan menanyakan kepada klien mereka pertanyaan ini sebagai cara untuk membantu mengukur apa saja jenis pendapatan bebas yang harus ditabung (biaya hijau dan tiket pesawat datang dengan biaya!), Tetapi orang-orang yang merencanakan untuk kebutuhan pensiun mereka untuk berpikir di luar pertimbangan keuangan.

Selama beberapa dekade, Anda telah menghabiskan bagian terbesar dari jam kerja Anda di kantor dan mungkin bahkan membesarkan anak-anak.

Dalam masa pensiun, komitmen waktu yang sangat besar akan menguap. Bagaimana Anda akan mengisi hari-hari Anda? Apakah itu di lapangan golf? Bermain tenis? Melakukan pekerjaan sukarela? Merawat cucu Anda? Perjalanan? Belajar memasak? Bergabung dengan klub buku?

Pensiunan yang sibuk cenderung menjadi pensiunan yang lebih bahagia. Satu penelitian menunjukkan bahwa pensiunan yang paling bahagia terlibat dalam tiga hingga empat kegiatan rutin dan para pensiunan dengan jadwal tersibuk cenderung paling bahagia. Jadi saat pensiun pasti bisa menjadi waktu untuk bersantai, itu juga harus menjadi waktu melakukan hal-hal yang Anda nikmati.

4. Mereka Aktif dan Sehat

Pentingnya kesehatan Anda ketika menyangkut kebahagiaan Anda tidak bisa dilebih-lebihkan. Faktanya, dalam penelitian baru-baru ini, memiliki kesehatan yang baik mengalahkan keamanan finansial sebagai unsur paling penting untuk pensiun yang bahagia, tetapi keduanya sebenarnya lebih terkait daripada yang mungkin Anda pikirkan.

Kesehatan adalah masalah keuangan dan non-keuangan karena pengeluaran medis yang signifikan dapat menimbulkan tekanan besar pada rencana keuangan yang solid. Belum lagi, kunjungan rumah sakit dan dokter yang terus-menerus tidak persis sama dengan berbaring di pantai atau memukul lapangan golf. Meskipun Anda tidak dapat memprediksi masalah kesehatan, langkah terbaik adalah pencegahan. Pastikan untuk menjaga diri Anda sekarang dan di masa pensiun. Makan dengan baik, olahraga, dan jangan mengabaikan kesehatan fisik atau mental Anda.

Garis bawah

Meskipun keamanan finansial merupakan unsur kunci untuk pensiun yang sukses, pastikan untuk tidak mengabaikan pertimbangan non-keuangan lain yang membuat pensiun bahagia.

Apakah pensiun dini merupakan pilihan ?