Berinvestasi di Pasar Munculnya Timur Tengah / Afrika Utama
Dalam artikel ini, kita akan melihat ekonomi Mesir dan bagaimana investor internasional dapat membangun eksposur ke dalam berbagai portofolionya.
Ekonomi Mesir
Ekonomi Mesir adalah salah satu yang paling berkembang di Timur Tengah / Afrika, dengan produk domestik bruto (PDB) sebesar $ 307 miliar pada tahun 2015 dan $ 11.194 dalam PDB per kapita pada tahun 2015. Seperti banyak negara yang lebih besar, ekonomi didominasi oleh sektor jasa (47%) dan sektor industri (24%), tetapi juga dikenal karena sektor pertaniannya (29%) yang menyediakan lapangan kerja yang signifikan.
Bursa saham Mesir juga salah satu yang paling berkembang di Timur Tengah / Afrika dengan lebih dari 600 perusahaan terdaftar dan $ 6 miliar dalam omset tahunan. Sementara pasar ditutup untuk jangka waktu yang panjang setelah jatuhnya Hosni Mubarak pada Februari 2011, mereka telah dibuka kembali, dan ekonomi telah mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada akhir 2012.
Berinvestasi di Mesir dengan ETF
Cara termudah untuk berinvestasi di Mesir adalah menggunakan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF), yang menawarkan diversifikasi instan dalam satu keamanan yang diperdagangkan AS.
Mereka yang mencari permainan yang lebih langsung mungkin juga ingin mempertimbangkan American Depository Receipts (ADRs), yang merupakan sekuritas yang diperdagangkan di AS yang melacak saham yang terdaftar di Bursa Efek Mesir.
ETF paling populer untuk investor AS adalah Vektor Pasar Mesir Index ETF (NYSE: EGPT), yang memiliki sekitar $ 50 juta di bawah manajemen dan rasio biaya bersih sebesar 0,94%, per November 2012.
Investor harus menyadari bahwa dana sekitar 44,5% tertimbang dalam keuangan, yang berarti bahwa itu mungkin lebih sensitif terhadap perubahan industri itu.
ADR Mesir populer meliputi:
- Commercial International Bank (CIBEY)
- Orascom Construction (ORSCY)
- GB Auto SAE (GBAXY)
Manfaat & Risiko Berinvestasi di Mesir
Mesir mungkin merupakan salah satu ekonomi terbesar di kawasan Timur Tengah / Afrika, tetapi pasar memerlukan risiko politik dan risiko lain yang signifikan. Investor harus hati-hati mempertimbangkan risiko ini sebelum berinvestasi di ETF Mesir atau ADR, terutama selama periode pemberontakan atau gejolak politik di negara-negara terdekat. Kabar baiknya adalah bahwa risiko-risiko ini dapat terdiversifikasi hingga taraf tertentu dengan memasukkan saham ke dalam portofolio investasi yang terdiversifikasi.
Manfaat berinvestasi di Mesir meliputi:
- Ekonomi Timur Tengah / Afrika Utama . Investor yang mencari eksposur ke Timur Tengah dan Afrika perlu membangun paparan ke Mesir, karena ini adalah salah satu negara terbesar di kawasan ini baik oleh penduduk dan ekonomi.
- Ekonomi Pasar Berkembang Utama . Mesir secara luas dianggap sebagai ekonomi pasar berkembang utama dan merupakan anggota kunci dari ekonomi pasar negara berkembang Next Eleven (N-11) dengan potensi BRIC yang berpotensi mengganggu G20.
Risiko investasi di Mesir termasuk:
- Risiko Politik dan Geografis . Mesir baru-baru ini mengalami perubahan politik besar setelah Hosni Mubarak digulingkan pada Februari 2011, sementara ada gejolak politik yang sedang berlangsung, karena negara itu masih terbagi oleh agama.
- Kurangnya Diversifikasi . Investor yang ingin mengambil posisi luas dalam ekuitas Mesir mungkin menemukan kurangnya diversifikasi dengan tiga perusahaan akuntansi untuk sebagian besar ekonomi, sementara industri keuangan juga terlalu terwakili.
Poin Utama untuk Diingat
- Ekonomi Mesir adalah salah satu yang terbesar dan paling berkembang di kawasan Timur Tengah / Afrika, membuatnya menarik bagi banyak investor internasional.
- Cara termudah untuk berinvestasi di Mesir adalah menggunakan ETF atau ADR, yang menawarkan diversifikasi (dalam kasus ETF) dan akses melalui bursa saham AS.
- Ada banyak risiko yang harus dipertimbangkan investor sebelum berinvestasi di Mesir, termasuk risiko politik dan kurangnya diversifikasi ekonomi ketika menyangkut saham publik.