Bagaimana Ekonomis Menggunakan Dolar Internasional
Roy C. Geary menciptakan dolar Geary-Khamis, atau dolar internasional, pada tahun 1958 untuk mencerminkan nilai tukar tahun ini dengan penyesuaian PPP saat ini.
Sejak diperkenalkan, dolar internasional telah menjadi metrik pilihan untuk organisasi internasional seperti Dana Moneter Internasional ("IMF") atau Bank Dunia untuk membandingkan kekayaan dan pendapatan antar negara.
Apa itu Purchasing Power Parity?
Paritas daya beli dikembangkan pada abad ke-16 untuk menentukan nilai relatif berbagai mata uang dan menetapkan nilai tukar. Secara teori, barang identik akan memiliki harga yang sama di pasar yang berbeda ketika harga dinyatakan dalam mata uang yang sama tanpa biaya transaksi dan hambatan perdagangan. Demikian pula, perbedaan inflasi sama dengan perubahan nilai tukar mata uang.
Tentu saja, biaya transaksi dan hambatan perdagangan ada dalam kehidupan nyata karena nilai tukar tidak selalu sama dengan satu. Oleh karena itu, para ekonom harus menghitung kembali nilai tukar mata uang yang menghitung perbedaan paritas daya beli yang disebabkan oleh biaya transaksi dan hambatan perdagangan.
Perhitungan ini pada akhirnya dikenal sebagai dolar Geary-Khamis atau “dolar internasional”.
Mengonversi ke Dolar Internasional
Konversi mata uang ke dolar internasional dicapai dengan membagi jumlah mata uang nasional dengan nilai tukar PPP untuk mencapai nilai dolar internasional.
Misalnya, 500.000 ISK (Krona Islandia) dibagi dengan 121,91 nilai tukar PPP menghasilkan I $ 4,101.38. Nilai tukar PPP disediakan oleh sejumlah organisasi internasional yang berbeda termasuk IMF dan Bank Dunia.
Nilai tukar PPP, atau faktor konversi PPP, adalah jumlah unit mata uang suatu negara yang diperlukan untuk membeli jumlah barang dan jasa yang sama di pasar domestik karena dolar AS akan membeli di Amerika Serikat. Pada dasarnya, angka-angka ini membantu investor membandingkan biaya barang yang membentuk produk domestik bruto ("PDB") di banyak negara yang berbeda relatif terhadap Amerika Serikat.
Pentingnya Dolar Internasional
Dolar internasional telah menjadi sangat penting di dunia di mana nilai tukar mata uang umumnya dimanipulasi. Sebagai contoh, Bank Dunia memperkirakan pada tahun 2005 bahwa satu dolar internasional sama dengan sekitar 1,8 yuan Cina, yang jauh dari nilai tukar nominalnya. Kegagalan untuk memperhitungkan perubahan ini dapat menyebabkan persepsi yang sangat berbeda tentang ekonomi Tiongkok.
Perbedaan paritas daya beli juga bisa sangat ekstrem jika menyangkut PDB per kapita atau ukuran lain. Sebagai contoh, PDB nominal India per kapita adalah $ 1.491 pada tahun 2012 sementara PDB PPP per kapita adalah $ 3.829.
Negara-negara berkembang cenderung memiliki PPP yang lebih tinggi sementara negara - negara maju cenderung memiliki nilai nominal yang lebih tinggi, tetapi nilai nominal dan PPP adalah sama di AS karena itu adalah patokan.
Investor internasional dapat menggunakan dolar internasional sebagai cara untuk mengukur risiko mata uang dan menentukan bagaimana nilai mata uang yang terlalu tinggi atau yang kurang dihargai dibandingkan dengan 'nilai intrinsik'. Dalam contoh di atas, para investor mungkin menyimpulkan bahwa yuan Cina sangat kurang dihargai dan mungkin ingin mempertimbangkan lindung nilai terhadap peningkatan valuasi dalam jangka panjang jika beresiko normalisasi.
Pengukuran serupa
Ukuran serupa dari nilai mata uang adalah Indeks Big Mac Ekonom, yang juga didasarkan pada paritas harga pembelian. Namun alih-alih secara sembarang menghitung selisih harga, perusahaan menggunakan harga Big Mac McDonald's, yang dijual di seluruh dunia.
Di mana-mana burger membuat pengukuran yang secara unik cocok untuk menghitung nilai relatif mata uang.
Misalnya, anggaplah Big Mac di AS berharga satu dolar dan di zona euro harganya dua euro. Indeks Big Mac Index untuk EUR / USD adalah 2,0, atau dua euro dibagi dengan satu dolar, yang kemudian dapat dibandingkan dengan nilai tukar resmi. Nilai yang lebih rendah dari tarif resmi dapat menunjukkan bahwa mata uang tersebut undervalued dan sebaliknya untuk mata uang yang dinilai terlalu tinggi.
Kelompok lain telah membuat perbandingan serupa menggunakan segala sesuatu dari Apple iPhone ke kopi Starbucks, karena mereka adalah produk yang banyak dijual di seluruh dunia. Sementara beberapa dari metrik ini dapat digunakan secara terbatas, dan hanya pengukuran batil, investor internasional mungkin ingin mempertimbangkan menggunakan pengukuran yang paling akurat.