Pelajari Tentang Exchange-Traded Funds dan American Depository Receipts
Filipina memiliki populasi terbesar ke-12 dan ekonomi terbesar ke-43 di dunia, menjadikannya tujuan populer bagi investor internasional. Bahkan, Goldman Sachs menamakannya sebagai salah satu dari ekonomi Next Eleven , memproyeksikan bahwa itu akan menjadi ekonomi terbesar ke-14 di dunia pada tahun 2050 - keajaiban ekonomi dengan banyak tindakan.
Menumbuhkan Ekonomi Pasar Berkembang
Perekonomian industri yang baru di Filipina telah beralih dari fokus pertanian ke ekonomi berbasis layanan selama beberapa tahun terakhir. Pada 2011, sekitar 52% ekonomi berbasis di sektor jasa, 33% berbasis di sektor pertanian, dan 15% berbasis di sektor industri / manufaktur, menurut CIA World Factbook.
Mulai dari Toyota hingga Intel hingga IBM, negara ini menampung banyak perusahaan multinasional besar yang ingin menurunkan biaya mereka dan mengambil keuntungan dari upah domestik yang rendah dan tenaga kerja berbahasa Inggris yang berpendidikan tinggi. Negara ini juga memiliki sumber daya mineral dan panas bumi yang besar, menghasilkan lebih banyak energi panas bumi daripada semua negara lain kecuali Amerika Serikat.
Cara Berinvestasi di Filipina
Exchange-traded funds (ETFs) mewakili cara termudah untuk berinvestasi di Filipina karena mereka dapat dibeli di bursa saham AS dan menawarkan diversifikasi instan.
Tetapi investor juga dapat mempertimbangkan membeli American Depository Receipts (ADRs) atau membeli saham langsung di Bursa Efek Filipina (PSE) menggunakan akun broker asing.
ETF Filipina yang paling populer adalah MSCI Philippines Investable Market Index Fund (EPHE), yang menawarkan paparan terhadap lebih dari 40 perusahaan yang berbeda.
Hingga November 2012, dana tersebut memiliki nilai aset bersih sebesar $ 136,8 juta dengan rasio biaya 0,59%. Dan terutama, dana sebagian besar tertimbang terhadap keuangan (38%) dan industri (25%).
Beberapa kepemilikan terbesar di ETF termasuk
- SM Investments Corp (SVTMY)
- Ayala Land Inc. (AYALY)
- Philippine Long Distance Telephone (PHI)
- SM Prime Holdings Inc.
- Aboitiz Equity Ventures Inc.
Manfaat & Risiko Berinvestasi di Filipina
Filipina menawarkan paparan investor internasional ke salah satu perekonomian Next Eleven, tetapi ada banyak risiko yang harus dipertimbangkan dengan saksama, mulai dari risiko geopolitik hingga ketergantungan pada ekonomi asing untuk mendukung pertumbuhannya. Manfaat berinvestasi di Filipina meliputi:
- Emerging Market Economy. Filipina dianggap sebagai ekonomi pasar yang berkembang dan salah satu dari ekonomi Goldman Sachs Next Eleven.
- Kepemimpinan dalam Outsourcing. Filipina adalah pemimpin dalam proses bisnis outsourcing (BPO), yang merupakan salah satu industri dengan pertumbuhan tercepat di dunia.
Risiko berinvestasi di Filipina termasuk
- Ketergantungan pada Perdagangan Luar Negeri. Perekonomian Filipina sangat bergantung pada ekonomi asing baik dalam ekspor maupun industri BPO.
- Risiko Geopolitik. Filipina menghadapi sejumlah risiko geopolitik, termasuk keamanan internal yang lemah, korupsi politik, dan potensi masalah di Laut Cina Selatan.
Poin Takeaway Utama
- Filipina adalah tujuan investasi terkenal dan posisi ekonomi Next Eleven Goldman Sachs untuk tumbuh secara signifikan selama beberapa tahun mendatang.
- Perekonomian Filipina terutama dikenal untuk sektor layanan proses bisnis outsourcing (BPO) dan sektor ekspor teknologi tinggi.
- Cara termudah untuk berinvestasi di Filipina adalah dengan membeli MSCI Philippines Investable Market Index Fund (EPHE).