Bantu Anak-Anak Mengatur Pembelanjaan, Menyimpan, dan Membagikan Jars
Terlepas dari seberapa muda anak-anak Anda, tidak pernah terlalu dini untuk mulai mengajarkan mereka cara mengelola uang mereka. Berikut adalah kiat untuk membantu Anda mengajari anak-anak usia 3 hingga 6 tentang penganggaran tunjangan mereka.
Set Up Tiga (atau Lebih!) Jars
Siapkan tiga guci - guci fisik yang bisa mereka lihat dan sentuh - dan bantulah anak Anda menyimpan uang sakunya dalam toples ini. Tandai salah satu toples "Menyimpan," salah satu botol "Pengeluaran" dan salah satu toples "Berbagi." (Anda bahkan dapat menghabiskan sore hari mendekorasi guci ini dengan anak Anda, untuk membuatnya bersemangat tentang proyek ini.)
Setiap hari atau setiap minggu ketika anak mendapatkan uang sakunya , bantu dia memutuskan berapa banyak uang yang ingin dia masukkan ke dalam setiap toples.
Jelaskan bahwa botol "Pengeluaran" adalah untuk hal-hal yang mendesak, seperti permen di toko kelontong. (Ketika Anda berada di toko kelontong bersama anak Anda dan dia meminta permen atau mainan, tanyakan apakah dia punya cukup uang untuk membayarnya sendiri. Bersikeras bahwa dia hanya mendapatkan permen atau mainan jika dia membelanjakan uangnya dari "Pengeluaran" jar.)
Atur Saving Goals Seperti Boneka, Mainan, atau Game
Jelaskan kepada anak Anda bahwa stoples "Saving" adalah untuk hal-hal yang mungkin ingin dia beli di masa depan, hal-hal yang harganya lebih dari uang saku mingguannya. Jika anak Anda memiliki tujuan spesifik dalam pikiran, seperti gim video baru, Anda mungkin ingin melampirkan gambar tujuan itu ke guci. Ini akan membantu anak Anda memvisualisasikan alasan dia menabung.
Contoh yang baik dari tujuan tabungan untuk anak usia ini mungkin adalah permainan papan, teka-teki, boneka binatang, atau boneka.
Sebagian besar biayanya kurang dari $ 20, yang berarti bahwa seorang anak dapat cukup menabung untuk itu dalam beberapa minggu atau sebulan, sementara masih menikmati kadang-kadang $ 1,50 permen.
Ingat bahwa pada usia ini, satu minggu terasa seperti keabadian. Jangan tetapkan tujuan tabungan yang terlalu jauh ke masa depan. Enam bulan mungkin tidak terdengar lama bagi orang dewasa, tetapi terasa seperti selamanya bagi seorang anak.
Jangka waktu 1-3 bulan adalah wajar untuk seorang anak.
Baca Lebih Lanjut: Rekening Bank untuk Anak-Anak
Anda bahkan dapat mempertimbangkan untuk membuat beberapa botol tabungan, masing-masing dengan kerangka waktu yang berbeda. Item yang lebih kecil, seperti Lego senilai $ 10, mungkin berada di guci "dua minggu", sementara barang yang lebih besar atau lebih mahal, seperti gim elektronik, mungkin berada dalam guci "dua bulan".
Jika Anda mengatur beberapa "Tabungan" guci, lampirkan foto atau gambar dari item yang diinginkan ke setiap guci. Anak Anda akan memvisualisasikan bagaimana dia membuat kemajuan untuk mendapatkan masing-masing berbagai mainan ini.
Anak Anda juga akan dapat memahami trade-off antara satu tujuan dan yang lain: setiap dolar yang ia sumbangkan ke botol Legos-nya adalah satu dolar lebih sedikit yang dapat ia sumbangkan ke guci permainan elektroniknya.
Baca Lebih Lanjut: Buat Saving Fun dengan Game dan Kompetisi
Jika anak Anda mengeluh bahwa "tidak ada cukup uang" untuk membeli semua hal yang diinginkannya, dorong dia untuk memprioritaskan daftar belanjanya. Frase itu sebagai serangkaian pertanyaan sederhana: apa yang paling dia inginkan? Apa yang paling dia inginkan kedua?
Anda juga dapat menawarkan anak Anda kesempatan untuk menangani tugas-tugas tambahan di rumah demi mendapatkan uang tambahan. Dengan melakukan ini, anak Anda akan melihat hubungan antara kerja dan penghasilan.
Jangan Lupa Berbagi dengan Orang Lain
Akhirnya, jangan lupakan botol "Berbagi". Minta anak Anda untuk berpikir tentang orang, hewan, atau alasan yang ingin ia dukung. Sarankan gagasan yang selaras dengan minat alami anak Anda. Jika anak Anda menyukai hewan, misalnya, bawa anak Anda ke tempat penampungan lokal dan tanyakan kepada anak Anda apakah ia ingin menyumbangkan sebagian dari uang sakunya untuk memberi makan anjing dan kucing yang tersesat.
Banyak ahli uang mengatakan bahwa Anda tidak seharusnya memaksa anak Anda untuk berbagi uang; Antusiasme harus datang darinya. Ajak anak Anda untuk berbagi, tetapi biarkan itu menjadi keputusannya.