Cara Berinvestasi dalam Real Estat Dengan Dana REIT
Apakah Trust Investasi Real Estat (REIT)?
Kepercayaan investasi real estat (REIT) adalah entitas yang mewakili kumpulan investor yang mengumpulkan uang mereka bersama untuk membeli properti yang menghasilkan pendapatan, seperti gedung perkantoran dan hotel.
REITs biasanya memiliki setidaknya 100 pemegang saham dan REITs secara hukum diharuskan membayar setidaknya 90% dari pendapatan mereka kepada pemegang saham.
Sementara REIT terdengar seperti reksa dana, mereka tidak sama dengan reksadana. Sebagian besar dana sektor real estat berinvestasi dalam REIT tetapi mereka bukan REITs.
Sektor Real Estate dan Investasi dalam Dana REIT
Real estat kadang-kadang dianggap sebagai sub-sektor sektor keuangan , yang meliputi bank, perusahaan kartu kredit, perusahaan asuransi dan perusahaan pialang.
Ada banyak reksadana dan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang mengkhususkan pada real estat dan REIT tetapi cara terbaik bagi sebagian besar investor untuk mendapatkan eksposur luas terhadap REITs dan sektor real estat adalah dengan dana indeks dan ETF. Ada beberapa yang dapat dipilih, tetapi salah satu dana indeks REIT terbaik adalah Vanguard REIT Index (VGSNX) dan salah satu ETF terbaik adalah iShares Cohen & Steers REIT (ICF) .
Seperti yang Anda bayangkan, dana REIT menarik untuk pembayaran dividen tinggi mereka (hasil tinggi) tetapi mereka juga alat diversifikasi yang baik karena sekuritas real estat tidak selalu bergerak bersama-sama dengan harga indeks pasar saham yang lebih luas.
Oleh karena itu, dana REIT dapat digunakan sebagai alat diversifikasi cerdas dalam portofolio reksa dana.
Beberapa Tips dan Peringatan tentang Investasi di Sektor Dana
Ingat saja untuk tidak mengalokasikan terlalu banyak aset portofolio Anda ke dana REIT atau dana sektor terkonsentrasi lainnya seperti mereka. Sektor lain termasuk utilitas, teknologi, konsumen, konsumen, sumber daya alam, transportasi, kesehatan, dan pertahanan.
Alokasi yang baik untuk dana sektor adalah sekitar 5% tetapi tidak lebih dari 10%. Misalnya, jika Anda memilih untuk menahan tiga dana sektor dalam portofolio Anda, Anda dapat mengalokasikan 5% untuk masing-masing dari mereka dengan total alokasi 15%. Sisa dari portofolio Anda mungkin terdiri dari dana indeks S & P 500, dana saham asing, dana saham berkapitalisasi kecil, dan dana obligasi.
Investor juga bijak untuk tidak mengejar kinerja dan menghindari membeli reksadana setelah mereka memiliki kinerja yang sangat kuat.
Saldo tidak memberikan pajak, investasi, atau layanan keuangan dan saran. Informasi tersebut disajikan tanpa mempertimbangkan tujuan investasi, toleransi risiko atau keadaan keuangan dari investor tertentu dan mungkin tidak cocok untuk semua investor. Kinerja masa lalu bukan merupakan indikasi hasil di masa mendatang. Investasi melibatkan risiko termasuk kemungkinan kehilangan pokok.