Apa itu POSCO? - Profil Perusahaan

Didirikan pada tahun 1968, Pohang Iron and Steel Company (POSCO) mengoperasikan dua pabrik baja terpadu di Korea Selatan dan perusahaan patungan dengan US Steel (USS-POSCO) di California. Menurut World Steel Association, POSCO adalah produsen baja mentah terbesar ketiga di dunia pada tahun 2010 (setelah ArcelorMittal dan Baosteel), memproduksi lebih dari 30 juta ton.

Sejarah:

President Tae Joon Park mendirikan POSCO pada tahun 1968 dengan tujuan untuk mengembangkan produksi baja modern di Korea.

Perusahaan mulai memproduksi baja mentah pada tahun 1973, dan pada 1983 produksi tahunan POSCO mencapai lebih dari 9 juta ton.

Selama tahun 1970-an, POSCO memperluas dan mengintegrasi operasi hulu dan hilir untuk memasukkan semuanya mulai dari peleburan besi hingga pembuatan baja dan produksi pabrik-pabrik baja. Perusahaan ini juga mendirikan Universitas Sains dan Teknologi Pohang, dan berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan usaha lainnya.

Pada tahun 1994, dua anak perusahaan POSCO pertama diciptakan. POSTEEL mengelola penjualan domestik dan layanan dan POSTGRADE mengelola perdagangan produk internasional. Saat ini, POSCO memiliki lebih dari 26 anak perusahaan.

Perusahaan ini sepenuhnya diprivatisasi pada tahun 2000 dan, akibatnya, mulai memperluas ke pasar luar negeri dan berinvestasi lebih banyak dalam produksi otomotif dan alat luar negeri.

Produk:

POSCO memproduksi enam jenis utama produk baja (perkiraan persentase penjualan 2010 termasuk dalam tanda kurung):

  1. Baja Cold-Rolled / Galvanized Steel (40% dari penjualan): digunakan dalam pelat otomotif, peralatan rumah tangga, furnitur, dll.
  2. Hot-Rolled Steel (24% penjualan): digunakan dalam pipa, balok, rangka / roda otomotif, kontainer, dll.
  3. Pelat Baja (15% penjualan): digunakan dalam kapal, jembatan, struktur besar, pelat pembuatan kapal, dll.
  1. Wire Rods (6% dari penjualan): digunakan dalam kawat jembatan, tali ban, struktur arsitektur, mata air, dll.
  2. Stainless Steel (5% penjualan): digunakan di dapur, peralatan medis, gedung, fasilitas kimia, suku cadang mobil, dll.
  3. Pelat Baja Elektrik (3% dari penjualan): digunakan dalam trafo arus, motor, pembangkit listrik, dll.

Ringkasan Keuangan (2010):

Operasi:

POSCO menggunakan empat teknologi penghasil baja utama:

  1. Finex: Metode ini menghasilkan besi cair langsung dari bijih besi halus dan batu bara kokas. Lebih murah dan menghasilkan emisi yang kurang berbahaya dibandingkan dengan tungku peleburan kokas tradisional. Finex pertama kali dikomersilkan oleh POSCO pada tahun 2007 di fasilitas Pohang mereka.
  2. Pengecoran Jalur: Teknologi ini menghasilkan produk datar linting panas langsung dari besi cair dengan menghilangkan proses pembuatan lempengan. Metode ini menurunkan biaya, konsumsi energi, polusi, dan waktu produksi. Pabrik pengecoran strip telah beroperasi di Pohang Works sejak 2008.
  3. Continuous Hot Rolling: Steel slab diproduksi dan kemudian digulung menggunakan metode penggabungan solid-state. Proses ini mengurangi waktu produksi dan meningkatkan kualitas dengan membuat lembaran baja yang lebih tipis tetapi lebih keras.
  1. Poscote-C: Produk baja datar dilapisi dengan resin berkinerja tinggi dan dikeringkan dengan cepat, menghasilkan produk yang lebih tahan lama dan serbaguna. Fokusnya adalah pada pengembangan teknologi permukaan inovatif untuk menciptakan produk dengan biaya rendah, bermutu tinggi dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Markas POSCO:
Goedong-dong, Nam-gu,
Pohang, Gyeongsangbuk-do
790-300, Korea
Tel: 82-54-220-0114
Faks: 82-54-220-6000
Situs web: http://www.posco.com